SOK SIBUK

[sok sibuk][bleft]

YOUR GUARDIAN SEASON 2

[Your Guardian Season 2][bsummary]

SI MEONG SEASON 2

[Si Meong Season 2][grids]

#GAPTEK

[GAPTEK][twocolumns]

PIDATJOM (Pidato Jomblo)

NASKAH PIDATO DEMO PEMBELAAN JOMBLO

SAYA, MICHAEL DAVID, SELAKU JOMBLO PROTECTOR (PADAHAL ENGGA+JOMBLO, KOK JOMBLO MELINDUNGI JOMBLO?) MELAKUKAN DEMONSTRASI TERHADAP PROTES KAMI SEBAGAI JOMBLO. KAMI MELAKUKAN DEMONSTRASI INI DI RUMAH MASING-MASING.

Kami, para jombloers, protes kepada nasib kita. Kami sudah jomblo sejak kami lahir. Walaupun pernah pacaran, nasib kami pun tetap saja. Pada awal tahun ini kami sudah membuat resolusi kami akan mendapatkan pacar, eh sampai sekarang kami BELUM mendapatkan pasangan kami.

Kami menggugat kepada para [mantan] pacar kami tentang pelanggaran Undang-Undang Percintaan, meliputi:

1. UUP (Undang-Undang Percintaan) 123, pasal PEMUTUSAN ayat PERASAAN, di mana para mantan pacar kami telah menyakiti hati kami.

2. UUP 123, pasal PEMUTUSAN ayat ALASAN, di mana para mantan kami memberikan alasan yang sangat tidak etis seperti: kamu bau, kamu terlalu baik, dan lain sebagainya.

3. UUP 123, pasal PEMUTUSAN ayat KESETIAAN, di mana para mantan kami tidak bisa menjaga kesetiaannya kepada kami, padahal kami sudah berusaha untuk setia.

4. UUP 123, pasal PEMUTUSAN ayat TERIMA KASIH bagian A. Para mantan kami sudah kami berikan hadiah yang begitu banyak, sebanyak truk tronton, tetapi tidak pernah berterima-kasih kepada kami.

5. UUP 123, pasal MOVE ON ayat MEMBUAT ORANG LAIN MELANGGAR bagian B dan C, di mana para mantan kami membuat kami melanggar pasal dan bagian ini, karena kami tidak bisa move on.

6. UUP 123, pasal PENUDUHAN ayat SELINGKUH, di mana kami putus karena kami dituduh melakukan tindak perselingkuhan kepada cewe lain.

Kami sangat marah kepada para mantan kami yang telah mengembalikan masa kelam kami yang dulu. Kami merasa tidak terima karena kami dikhianati seperti ini, BETUL TEMAN-TEMAN?!?!?! *krik krik krik*. Ah ya sudah.

Semoga Tuhan Memberkatimu para Jombloers. *mengheningkan cipta, mulai*

2 comments: